Yang Membuatmu Nyaman, Belum Tentu Mencintaimu
10/16/2014 01:47:00 PM
Kamu dan secangkir kopi sastra
, Posted in
cinta
,
fiksi
,
Sastra
,
0 Comments
Aku paham, bagaimana bahagianya kamu
saat pergi bersamanya. Setelahnya, kamu bercerita padaku bahwa baru saja dia
mengajakmu pergi entah kemanalah yang tentu saja berhasil membuatmu berbinar bahagia. Aku pun mengerti,
bagaimana menyenangkannya perasaanmu saat bisa berlama-lama berbincang apa saja
dengannya. Karena yang aku tahu, dia selalu bisa membuatmu tertawa. Dia selalu sukses
membuatmu lupa waktu, sehingga obrolan
tiga jam hanya terasa seperti lima menit saja. Aku tahu. Tahu semua limpahan
perasaanmu kepadanya. Kau mencintainya, bukan? Dia yang menurutmu baik hati,
dia yang katamu selalu bisa membuat suasana nyaman, dan dia yang memang sudah
membuat hatimu jatuh ke dalam dekapannya. Dari mana aku tahu semuanya? Tentu saja
dari ceritamu, dari binar matamu, dari gerak-gerik sikapmu, hingga dari suara
hatimu yang bisa kutangkap.







