• Imagen 1 Resensi Negeri 5 Menara
    Tidaklah sulit mengenali sebuah novel berkualitas. Sebuah logo pada sampul depan bertuliskan BEST SELLER dan berbagai opini positif dari para tokoh terkenal
Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan

Extraordinary-nya wanita yang merokok



Judulnya sih agak kontroversial, barangkali sekontroversial pembahasannya, tetapi jangan buru-buru berhenti membacanya ya readers. Utamanya, untuk para wanita kece, cewek sporty dan berjati diri anak GAUL yang suka menikmati benda berasap yang satu itu.

Merokok, adalah sebuah rutinitas dan aktivitas yang lazim bahkan popular di Republik kita tercinta ini. Mudah saja membuktikan anggapan tersebut, lihat saja siapa orang-orang terkaya di negeri ini, tak lain adalah pemilik perusahaan rokok. Konsumsi rokok di negeri ini  pada tahun 2012 saja sudah mencapai 302 miliar batang per tahun. "Bisa diibaratkan setiap mulut orang Indonesia dipenuhi 1.250 batang rokok, termasuk yang baru lahir," sungguh extraordinary. Rokok sudah menjadi lifestyle bagi semua kalangan usia baik orang dewasa, remaja bahkan anak anak  dan juga menjadi candu yang syahdu untuk lelaki maupun WANITA.

Penelitian ilmiah: Pengaruh yang menakjubkan dari bacaan al Qur’an pada syaraf, otak dan organ tubuh lainnya.



Arrahmah.com) - “Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Al-Qur’an…”.
Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar.

Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya. Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan.

Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik. Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Alquran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.

ICT sebagai Media Dakwah

Pada era globalisasi seperti sekarang ini, kebutuhan akan dakwah tetaplah penting dan urgent. Semakin kompleksnya permasalahan yang dihadapi umat islam dari segi sosial, budaya, ekonomi dan lain sebagainya  menjadikan kebutuhan akan dakwah semakin meningkat. Namun , dakwah yang harus dipenuhi di era global seperti  saat ini tidak cukup hanya sebatas dakwah yang dilakukan di masjid-masjid, majelis ta’lim maupun mimbar-mimbar ceramah. Oleh karena itu, perlu adanya inovasi dan terobosan-terobosan  guna terciptanya efektivitas dakwah di era global. Selain itu, agar dakwah yang disampaikan dapat diterima oleh seluruh kalangan masyarakat, maka input dan proses dalam dakwah harus ditingkatkan agar output (hasil) yang diperoleh lebih optimal.

BENTUK JURNALISTIK MEDIA CETAK




Jurnalistik media cetak dipengaruhi oleh dua faktor, yakni faktor verbal dan visual. Verbal sangat menekankan pada kemampuan kita memilih dan menyusun kata dalam rangkaian kalimat dan paragraf yang efektif dan komunikatif. Sedangkan visual menunjuk pada kemampuan kita dalam menata, menempatkan, mendesain tata letak atau hal-hal yang menyangkut segi perwajahan.[1] Materi berita yang ingin kita sampaikan kepada pembaca memang merupakan hal yang sangat penting.

DAKWAH MELALUI POLITIK


A.       Peranan dakwah dalam dunia politik
             Tugas dan kewajiban dakwah (dalam pengertian luas) adalah tanggung jawab setiap Muslim kapan dan di mana pun, apa pun posisi, jabatan, profesi dan keahliannya. Ini karena dakwah adalah sebuah pekerjaan yang akan menghantarkan ketinggian dan kekuatan umat. Dakwah ini pula akan menyebabkan kebahagiaan yang hakiki, di dunia maupun di akhirat  (QS Ali Imran [3]: 104). Oleh karena itu, ketika kita menjadi pejabat, birokrat, pengusaha, politisi, kita pun harus menjadi dai, demikian pula dalam bidang-bidang lainnya. Meskipun demikian karena dakwah memerlukan pemikiran yang serius, sungguh-sungguh, dan perhatian yang penuh maka dalam implementasi dan pelaksanaannya, harus dilakukan oleh kelompok-kelompok orang dan umat, yang memang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk melakukan dakwah, baik secara lisan, tulisan, maupun juga dengan tingkah laku dan amal perbuatan[1]. 

| Blogger Template by BloggerTheme powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme