• Imagen 1 Resensi Negeri 5 Menara
    Tidaklah sulit mengenali sebuah novel berkualitas. Sebuah logo pada sampul depan bertuliskan BEST SELLER dan berbagai opini positif dari para tokoh terkenal

menebang Pohon kemusyrikan

Alkisah, ada seorang laki-laki yang sudah tak tahan lagi melihat kemusyrikan di kampungnya. setiap hari ia selalu melihat tetangga dan seluruh warga kampungnya memberikan sesajen (persembahan untuk makhluk halus) disebuah pohon besar yg terletak dekat area pemakaman.

          Kemarahannya semakin menjadi-jadi tatkala semua warga percaya bahwa jin yang menghuni pohon besar itu membawa kekayaan & keberuntungan, bahkan ada yang berpendapat jika warga kampung tidak memberikan sesajen, maka jin itu akan marah & menjadikan semua warga kampung terkena bencana. Akhirnya laki-laki tersebut memutuskan untuk menebang pohon besar yang dipercaya dapat memberi kekayaan itu dengan maksud membumihanguskan kemusyrikan yang sudah sedemikian parah melanda warga di kampungnya.

Extraordinary-nya wanita yang merokok



Judulnya sih agak kontroversial, barangkali sekontroversial pembahasannya, tetapi jangan buru-buru berhenti membacanya ya readers. Utamanya, untuk para wanita kece, cewek sporty dan berjati diri anak GAUL yang suka menikmati benda berasap yang satu itu.

Merokok, adalah sebuah rutinitas dan aktivitas yang lazim bahkan popular di Republik kita tercinta ini. Mudah saja membuktikan anggapan tersebut, lihat saja siapa orang-orang terkaya di negeri ini, tak lain adalah pemilik perusahaan rokok. Konsumsi rokok di negeri ini  pada tahun 2012 saja sudah mencapai 302 miliar batang per tahun. "Bisa diibaratkan setiap mulut orang Indonesia dipenuhi 1.250 batang rokok, termasuk yang baru lahir," sungguh extraordinary. Rokok sudah menjadi lifestyle bagi semua kalangan usia baik orang dewasa, remaja bahkan anak anak  dan juga menjadi candu yang syahdu untuk lelaki maupun WANITA.

Belajar Ikhlas Dari peristiwa koin penyok



Seorang laki-laki hendak pergi mencari pekerjaan karena sudah lama ia menganggur. Di tengah perjalanan, laki-laki tersebut menemukan sebuah koin kuno yang keadaanya tak lagi bulat sempurna, penyok dan lusuh sekali, namun sepertinya koin itu adalah mata uang peninggalan zaman dahulu yang bisa diperkirakan terbuat dari logam mulia. 

Ah mungkin dengan menukarkan koin ini ke bank, aku akan mendapatkan uang” gumam laki-laki itu dalam hati. Sesampainya di bank, teller bank mengatakan, “maaf pak kami tidak bisa menerima koin kuno ini. Bagaimana kalau koin ini ditukarkan saja ke kolektor barang-barang kuno, mungkin koin ini bisa dihargai mahal”. Laki-laki tersebut menerima saran teller bank tadi dan bergegas menukarkannya ke kolektor barang-barang antik. Ternyata koin penyok itu dihargai 20 U$ Dollar oleh sang kolektor.

Setelah mendapat uang 20 U$ dollar, laki-laki itu bergegas pulang untuk menemui istrinya dan berbagi kebahagiaan dengan uang yang didapatnya, namun ditengah perjalanan pulang, ia melihat kayu di sebuah toko kosen, ia terpikat melihat keindahan kayu itu dan berhasrat untuk membelinya. Kebetulan harganya 20 U$ dollar,

Kisah Cinta Klasik yang mengagumkan

Aku ingin menceritakan sesuatu padamu kawan, tentang sebuah kisah cinta klasik yang mengagumkan, yang terukir ribuan tahun silam dan sungguh masih relevan untuk dibicarakan.

Adalah seorang pemuda yang tinggal dan dibesarkan oleh keponakan dari ayahnya. Ia tumbuh dan dididik dengan sangat baik sehingga jadilah ia seorang pemuda yang tampan, cerdas, gagah, cemerlang dan baik perangainya. Maka tak heran jika banyak sekali gadis yang tergila-gila menaruh hati padanya. Namun pemuda itu tak menghiraukan satu pun gadis yang tertarik padanya karena ia memiliki rahasia kecil. Apakah rahasia kecil itu? Rupanya pemuda itu telah jatuh cinta pada seorang gadis.

Ya, seorang gadis yang tak lain adalah anak dari orang yang telah mendidiknya sejak kecil. Tak sulit memang membayangkan bagaimana perasaan itu tumbuh, usia sang pemuda dan gadis itu hampir sebaya, tinggal di rumah yang sama, bahkan mereka menghabiskan masa kecil dengan bermain bersama-sama. Tak pelak, cinta pemuda itu tumbuh begitu saja pada sang gadis apalagi gadis itu tumbuh menjadi wanita yang pintar, cantik dan anggun. Namun sang pemuda sadar bahwa ia telah jatuh cinta pada anak dari seseorang yang telah mendidiknya, membesarkannya dan seseorang yang sangat dihormatinya, lantas bagaimana mungkin ia menyampaikan rasa cintanya kepada sang gadis. Baginya itu merupakan suatu hal yang lancang.

Terbaik Di bulan Ramadhan



          Subhanallah Kawan.. kita masih bisa menghirup udara di bulan Ramadhan tahun ini, ruh dan jasad kita masih seiring sejalan berada di tubuh kita, kita masih diberi kesempatan untuk memenangkan undian pahala yang luar biasa di bulan ramadhan dengan masih terdaftarnya nama kita sebagai peserta pelaksana ibadah puasa. Ini menarik, pasalnya, berapa banyak entah sahabat, saudara, tetangga yang tak lagi bisa meramaikan dan berpartisipasi melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan tahun ini karena mereka telah dipanggil Allah Azza wa jalla dalam peristirahatan yang abadi. So, berbahagialah  karena masih diberi kesempatan bertemu dengan bulan ramadhan, dan lakukan yang terbaik pada ramadhan kali ini karena tak ada yang bisa menjamin apakah kita masih punya kesempatan menemui ramadhan tahun depan.

             Sebagai muslim yang cerdas dan taat, sudah sepantasnya kita menyambut bulan Ramadhan dengan dengan penuh sukacita . berdasarkan hadits nabi , “orang-orang  yang menyambut gembira  datangnya bulan Ramadhan, maka diharamkan jasadnya dari  api neraka”. Waw, baru menyambut dengan gembira saja sudah ada jaminan anti neraka. Namun jangan salah paham dulu, gembira yang dimaksud di sini tentunya bukan dengan pesta kembang api, konvoi di jalanan atau aksi pukul bedug dsb, tetapi alangkah bijaknya menginterpretasikan rasa gembira kita dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah. Selain itu, kita juga wajib bersyukur tatkala masih dipertemukan oleh Allah dengan bulan Ramadhan tahun ini.

Kau kemana saja, Nona?



Aku mencarimu…..
Ya.. dalam tiap tarikan nafas
Dalam tiap desah dan cuaca
Aku mencari jejakmu yang maya itu
Kau kemana saja , Nona?

Tahukah kau?
Pada wujud yang kutemui
Aku menerka dan dan bertanya
Mungkinkah itu kau
Atau hanya sosok absurd
Yang tak pernah kutunggu

Kau kemana saja, Nona?
Telah lama dan lelah aku mencarimu
Mungkinkah kau masih terasing di hati yang lain
Atau tersesat di labirin tanpa jalan keluar

Penelitian ilmiah: Pengaruh yang menakjubkan dari bacaan al Qur’an pada syaraf, otak dan organ tubuh lainnya.



Arrahmah.com) - “Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Al-Qur’an…”.
Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar.

Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya. Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan.

Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik. Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Alquran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.

Profesor Neurosains Masuk Islam Setelah Meneliti Keajaiban Sujud

R. FIDELMA O’Leary mendapatkan penghargaan Woman of Spirit tahun 2012. Ia adalah seorang Professor Biologi di Universitas St. Edward di Austin, Texas, AS.

  
Wanita asli Texas yang berprofesi sebagai Professor Neurosains di Universitas Texas ini, telah menemukan kedamaian dalam islam. Dr Fidelma, yang juga sebagai seorang Dokter Neurologi di sebuat rumah sakit di AS, terpukau ketika melakukan kajian terhadap syaraf-syaraf di otak manusia. Satu hal yang membuat dia terpukau adalah ketika mengetahui bahwa terdapat beberapa urat syaraf manusia yang tidak dimasuki darah. Padahal setiap inci otak manusia memerlukan suplai darah agar bisa berfungsi secara normal.

Kala Cinta Harus Memilih




Alkisah, ada seorang gadis bernama Cinta yang berasal dari negeri merah jambu.

Siang itu Cinta, raja dan permaisuri tengah menerima beberapa pemuda yang hendak melamar Cinta sebagai istri mereka.

Raja memanggil pemuda pertama, raja bertanya

,”Siapa namamu wahai anak muda?”

“Nama saya materi paduka,” jawab pemuda itu

“Hmm…. apa maksud kedatanganmu kemari wahai materi?”

“Hamba ingin melamar putri paduka raja, yaitu Cinta,” jawab nya

“Aku ingin tahu, sebagai ayah, apa yang akan kau lakukan kelak, jika Cinta menerima lamaranmu?” tanya sang raja kembali

“Paduka raja yang mulia, paduka tidak perlu khawatir, hamba akan memberikan apa saja yang Cinta minta, mobil, rumah, apartemen, tabungan, pakaian yang indah, semua akan hamba penuhi. Bahkan, hamba akan membangun sebuah istana yang lebih indah dan lebih besar dari pada istana ini dan Cinta akan hamba ajak berkeliling dunia,” materi menjawab dengan panjang lebar.

Untuk Wanita, Menarik jika dipikirkan.

Saya mengawali tulisan ini dengan sebuah penekanan bahwa “saya bukan laki-laki sempurna  yang lancang memberi penilaian pada wanita” tidak juga mengusung tema “lelaki pemerhati wanita”. Tetapi benar tulisan ini saya dedikasikan untuk para kaum wanita (sahabat & teman wanita saya, kakak & adik perempuan, saudara, tetangga serta para kaum wanita dimana pun berada)
Berbicara mengenai wanita tentu berbicara tentang keindahan, kecantikan, kelembutan, keanggunan dan segala hal yang tak jauh dari keelokan. Ya, karena semua itu mutlak milik wanita, dan laki-laki tentu saja menjadi pengagum kelas wahid bagi para wanitanya.
Wanita adalah sumber inspirasi bagi banyak pria. Ia bisa saja mendadak menjadi objek puisi yang menakjubkan, menjadi ribuan lagu cinta yang mengesankan, atau bahkan menjadi inspirasi bagi kisah novel yang mengharu biru dan menggugah perasaan. Wanita adalah simbol kesempurnaan, keindahan, kelembutan sekaligus kekuatan. Tanpa wanita, barang kali lelaki bukan apa-apa.
Di dalam islam, tidak tanggung-tanggung wanita di posisikan dalam singgasana yang sangat terhormat.  Bagaimana tidak, di daam Al-Quran terdapat surat Annisa (wanita) tetapi tidak terdapat surat Ar-Rijaal (laki-laki). Dan Rasulullah menyebut tiga kali ketika ditanya siapa orang yang harus dihormati, yaitu ibumu, ibumu, ibumu. Dan hanya menyebut Ayahmu satu kali saja. Dalam berbagai literatur tidak sedikit penjelasan mengenai wanita yang merupakan makhluk Tuhan yang mulia.

| Blogger Template by BloggerTheme powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme