• Imagen 1 Resensi Negeri 5 Menara
    Tidaklah sulit mengenali sebuah novel berkualitas. Sebuah logo pada sampul depan bertuliskan BEST SELLER dan berbagai opini positif dari para tokoh terkenal

Mimpi tentang Sebuah Dunia

saya mimpi tentang sebuah dunia
di mana ulama, buruh dan pemuda
Bangkit dan berkata, "stop semua kemunafikan".
"Stop semua pembunuhan atas nama apa pun"

Dan para politisi di PBB
sibuk mengatur pengangkutan gandum, susu dan beras
buat anak-anak yang lapar di tiga benua
dan lupa akan diplomasi

Mengapa Yahudi Pintar

Bangsa Yahudi adalah salah satu bangsa yang menguasai dunia karena kecerdasan dan kelicikannya baik dari segi sains, bisnis, maupun teknologi.

Allah Ta’ala memang telah menganugrahkan kepada bangsa Yahudi suatu kelebihan berupa otak yang cemerlang. Dan sungguh sangat menarik mengetahui kenapa orang Yahudi begitu pintar dan mempunyai kelebihan dibanding bangsa-bangsa lain di atas dunia ini. Tentu saja dalam hal ini hanyalah sebatas kelebihan dalam hal urusan keduniawian…

Berikut ini sebuah artikel yang akan memaparkan sedikit sebab dari fenomena kelebihan mereka ini.

Marilah kita simak dengan seksama artikel di bawah ini, kemudian membahasnya bersama di kolom komentar,

Sidang para Setan



Tepat pukul 00.00 dini hari. Angin laut berkelebat dengan begitu kencangnya. Pohon-pohon, daunnya nampak meringkik setelah embunnya menebal. Rembulan yang sejak tadi main petak umpet bersama bumi dibalik awan-awan hitam yang bergumpal, kali ini benar-benar menyelinap sunyi lama sekali. Udara berdesir seratus kali melebihi desisan ular kobra. Hari ini memang sudah diperhitungkan oleh para setan, bahwa semua manusia akan tertidur nyenyak dengan sendirinya tanpa sirep. Nampak bergegas jutaan setan berduyun-duyun menuju astaka lengkap dengan anak keturunan. Mereka datang dari semua utusan pelosok propinsi, kabupaten, kota bahkan desa-desa. Semuanya merangsek ke Ibukota. Ruangan tempat sidang pun dibuat sangat terbuka nyaris seperti panggung raksasa yang membelah istana. Buyut –kakek-nenek – bapak-ibu-anak -cucu-cucu sampai cicit – nyaris tak ada yang ketinggalan. Masing-masing membawa segelas darah segar sebagai syarat pemberkatan berikutnya. Malam yang sangat gelap dan teramat senyap keramat. Pertanda sidang para setan bisa dimulai.“Dini hari ini, apakah kalian sudah bisa bertanggung jawab memastikan bahwa tidak akan ada satu pun manusia yang akan bangun sholat Tahajud” kata pimpinan sidang sebelum sidang dimulai.“Kami jamin pimpinan sidang….”Serentak mereka menjawab dengan menundukkan anggota badannya sebagai tanda kesetiaan dan pengabdian total atas titah pimpinan.“Semua jam waker yang mereka pasang sudah saya off-kan tuan, bahkan di kedua telinganya sudah saya tulikan, agar tidurnya nyenyak, saya juga sudah buatkan bunga-bunga mimpi dalam tidur mereka sehingga perasaan mereka seakan-akan sudah sholat” salah satu dari setan itu memberikan penjelasan.“Baiklah, artinya…, apakah sidang akbar ini bisa dimulai?”. “Siap tuan” jawab mereka serentak. “Dari absent yang kami terima, saya berterima kasih sekali bahwa kalian semua bisa hadir. Dan saya sudah membaca prestasi kalian. Tahun ini kalian sudah sukses besar. Saya beritahukan bahwa sidang akbar kali ini tetap akan membahas tiga agenda besar seperti tahun lalu : Food, Seluler, dan Sex. Atau kita sebut saja agenda tahun ini sebagai agenda F2S, Sebab tiga senjata inilah yang telah sangat terbukti masih ampuh untuk bisa menggoda dan memalingkan manusia.

Tikungan


Kisah itu kamu
Ketika semua kata
Merayap senyap
Dan diam-diam
Ku pahat wajahmu
Kekal
Di sepanjang tikungan
Hidupku yang sebentar

Helvy Tiana Rosa
                                                                                    Kemayoran, 1985
(Dalam bukunya, Mata ketiga Cinta)

Matamu


Matamu
Ya, matamu
Adalah tatapan rindu menggebu
Yang menyerbu pertahanan akalku

Matamu
Ya, matamu
Adalah tatapan yang menjelma bak anak panah
Yang tiada ampun menghujam pikirku tentangmu

Renungan dari Rendra

Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku,
bahwa sesungguhnya ini hanya titipan
Bahwa mobilku hanya titipan Nya, bahwa rumahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya
Tetapi, mengapa aku tidak pernah bertanya, mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku?

Jodoh di Tangan Siapa?


Pernahkah anda berpikir siapakah yang akan menjadi jodoh anda?, atau ketika anda bertemu dengan seseorang yang menawarkan kedamaian dan kenyamanan di hati anda, lalu anda bertanya-tanya dalam hati, mungkinkah dia jodoh ku?
Jodoh adalah perkara yang menjadi kegalauan banyak orang.  Bagi orang-orang yang masih single, mereka pasti akan cemas menanti jodoh yang terbaik baginya. Pun sama halnya bagi mereka yang telah menikah, mungkinkah mereka menikah dengan jodohnya (belahan jiwanya) atau bukan?. Lalu, mereka yang galau karena salah memilih jodoh mencoba mendamaikan hatinya dengan berkata, “Jodoh di tangan Tuhan”.
Benarkah jodoh di tangan Tuhan?, jika benar, mengapa banyak orang yang tidak bahagia dengan jodoh yang dipilihkan Tuhan untuknya?. Mengapa banyak pernikahan  yang diwarnai dengan perselingkuhan dan  perceraian padahal pernikahan tersebut adalah keputusan dari Tuhan? Dan mengapa banyak orang yang mengeluh karena telah menikahi orang yang salah?, berarti itu sama artinya dengan menyalahkan keputusan Tuhan terhadap jodoh yang dipilihkan  kepadanya. 

Perspektif Cinta dari Mario Teguh

Cinta adalah dorongan tidak logis yang mengharuskan kita dekat dan memiliki objek dari kecintaan kita. Karena semua ini adalah mekanisme yang dibangun Tuhan agar kehidupan berlangsung. Karena jika sudah tertarik seperti itu, laki-laki dan wanita tidak lagi memilih.

Saat dimana kita jatuh cinta akan terasa sesuatu yang indah, nyaman dan penuh warna. Lalu menggunakan kekuatan yang sama dalam pengertian2 yang baru, untuk menjadikan kita pribadi yang hidup dalam kecintaan yang menghebatkan hubungan kita dengan orang lain.

Resensi : Negeri 5 menara

Santri pedalaman menembus Trafalgar

Judul Buku      : Negeri 5 Menara
Penulis             : A. Fuadi
Penerbit           : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Cetakan           : V, Februari  2010
Tebal               :  iii + 422 halaman



Tidaklah sulit mengenali sebuah novel berkualitas. Sebuah logo pada sampul depan bertuliskan BEST SELLER dan berbagai opini positif dari para tokoh terkenal  yang mencerminkan ketakjuban pada novel tersebut adalah bukti sahih kualitas novel Negeri 5 Menara. Novel besutan A. fuadi ini berkisah tentang tokoh sentral bernama Alif Fikri, anak maninjau yang harus rela melanjutkan sekolahnya disebuah pondok pesantren nun jauh di pedalaman ponorogo  jawa timur, pondok Madani (PM).

Filosofi Cinta



Satu hari, Plato bertanya pada gurunya,
“Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?”
Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana.
Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali,
kemudian ambillah satu saja ranting.
Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap
paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta”

| Blogger Template by BloggerTheme powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme