Berjuta Rasanya

Untuk kita, yang terlalu malu walau sekadar menyapanya
terlanjur bersemu merah, dada berdegup kencang,
keringat dingin di jemari
bahkan sebelum sungguhan berpapasan.


Untuk kita, yang merasa tidak cantik,
tidak tampan, selalu merasa keliru
mematut warna baju dan pilihan celana
jauh dari kemungkinan menggapai cita-cita perasaan

Untuk Kita yang hanya berani menulis
kata-kata dalam buku harian, memendam perasaan
lewat puisi-puisi, dan berharap
esok lusa ia akan sempat membacanya

semoga pemahaman baik itu datang
bahwa semua pengalaman cinta dan
perasaan adalah spesial. sama spesialnya
dengan milik kita. tidak peduli sesederhana apa pun itu
sepanjang dibungkus dengan pemahaman-pemahaman yang baik
bahwa, kita berhak mewujudkan cinta
menjadikan mimpi-mimpi perasaan itu nyata

-Tere Liye-

0 Response to "Berjuta Rasanya"

Posting Komentar

| Blogger Template by BloggerTheme powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme